Minggu, 10 Mei 2015

( photo : edukasi.kompasiana.com )
 
 Jasa Kiri Atas - Peserta UN yang bernama Badas meminta agar UN dapat diulang. Menurut dia, UN harus diulang karena adanya kesalahan saat berjalannya UN ini.

"Saya cuma meminta 1 hal, yaitu agar UN(Uji Nyali) dapat diulang. Saat berjalannya UN saya melihat beberapa kesalahan dan kejanggalan seperti CCTV yang tidak menyala sehingga pihak penyelenggara tidak dapat mengawasi saya. Saya sudah ketakutan di dalam ruangan dan hal ini masih dibiarkan. Juga lampu penerangan yang diberikan kepada saya ternyata menggunakan baterai dan setelah di cek baterainya tidak terpasang. Terpaksa saya harus menyendiri di ruangan itu," kata Badas saat diwawancarai oleh warga setempat.

Pihak Penyelenggara mengaku bahwa mereka memang sengaja tidak mengganti CCTV yang tidak dapat menyala dan tidak memberikan baterai kepada peserta UN karena tidak cukupnya modal untuk mengganti CCTV dan membeli baterai.

"Yah, kita mulai menjalankan acara UN ini 2 tahun yang lalu dan seiring berjalannya waktu kami bahkan tidak mampu untuk makan di warteg karena sepinya peserta UN sehingga tidak ada pemasukan dari acara ini. Akhirnya kami memutuskan untuk berhemat dengan tidak memperbaiki CCTV dan tidak membeli baterai," kata Sadar di warteg terdekat.

Pihak Penyelenggara mengatakan bahwa mereka akan mengganti CCTV dan membeli baterai lagi jika peserta UN sudah cukup banyak.
Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

0 komentar:

Posting Komentar